Melihat Spesies Laba-laba Baru yang Sangat Kecil yang Ditemukan di Gua

Jacob Bernard
18 Jenis Philodendron Terbaik untuk... Laba-laba Serigala vs Pertapa Coklat: Lima Laba-laba... 10 Laba-laba Terbesar di... 13 Laba-laba Kuning dan Hitam (Dengan Gambar... 16 Laba-laba Hitam dan Merah (Dengan Gambar... 10 Laba-laba Paling Mengerikan yang Ditemukan di Irlandia

Mungkin agak mengejutkan bahwa seorang ilmuwan menemukan arakhnida yang sangat kecil di dalam gua. Mungkin hutan, hutan, puncak gunung, atau bahkan pinggiran kota akan lebih masuk akal karena banyak orang yang tidak menyadari bahwa laba-laba gua bahkan ada. Hal ini berpotensi berbahaya bagi laba-laba yang lebih besar yang membuatnya semakin menarik bahwa laba-laba yang sangat kecil ini memilih tempat yang basah, rawan banjir, dan berlumpur.gua yang bisa disebut rumah.

Tidak banyak makhluk yang mau menyambut dan menyebut gua sebagai rumah mereka yang hangat dan nyaman. Mari kita akui, gua adalah tempat yang dingin, basah, gelap, dan sebagian besar tidak dapat dihuni sepanjang waktu. Mengapa ada orang yang mau tinggal di sana? Arakhnida Indiana yang kecil ini memang menyebutnya sebagai rumah dan sudah sangat lama tidak diperhatikan karena itu.

6.294 Orang Tidak Bisa Mengerjakan Kuis Ini

Pikirkan Anda bisa?
Ikuti Kuis Laba-laba Hewan A-Z kami

Bertemu dengan Laba-laba Gua Terkecil (Sejauh Ini)

Arakhnida mikroskopis ini terlihat seperti keajaiban berkaki delapan pada umumnya, hanya saja ia sedikit transparan dan hidup di gua yang dingin. Laba-laba gua Indiana ( Islandiana lewisi ) berukuran ekstra kecil, yaitu 2 milimeter dan mudah terlewatkan karena tubuhnya yang berwarna cokelat transparan dan akan menyatu dengan baik dengan dinding gua.

Julian Lewis, seorang peneliti gua dan presiden Indiana Karst Conservancy, menemukan laba-laba yang sangat kecil ini ketika sedang melakukan spelunking di sebuah gua yang rawan banjir. Lewis kemudian memberi tahu Marc Milne, seorang ahli arakhnologi dari University of Indianapolis, mengenai penemuan laba-laba tersebut, dan ia pun pergi untuk melihat sendiri gua Sungai Stygeon di Indiana selatan.

Begitu masuk ke dalam gua, Milne melihat jaring laba-laba horizontal yang menggantung di antara batu-batu besar di ruang utama gua. Setelah diperiksa lebih lanjut, Milne melihat banyak laba-laba kecil yang kemudian secara resmi dan ilmiah diberi nama Islandiana lewisi Spesies baru laba-laba penenun lembaran ini diberi nama sesuai dengan nama Lewis karena ia adalah penemu resminya. Laba-laba kecil ini adalah laba-laba kelima belas dalam genusnya dan laba-laba kelima yang hidup di dalam gua. Sudah 30 tahun berlalu sejak penemuan terakhir dalam genus ini.

Ini adalah satu-satunya spesies laba-laba yang ditemukan Milne di gua tersebut dalam ekspedisinya, dan laba-laba kecil ini jumlahnya berlimpah. Karena gua ini rentan terhadap banjir, ia sangat penasaran mengapa mereka memilih gua ini untuk tinggal dan berkembang biak. Milne percaya laba-laba ini hidup dari pegas (springtail) yang terdapat di lantai gua yang becek. Masih banyak yang dapat dipelajari dari laba-laba kecil yang tinggal di gua iniLaba-laba ini awalnya salah diidentifikasi, tetapi ketika Milne kembali berbulan-bulan kemudian untuk melihat lagi, ia menyadari bahwa ini adalah spesies baru sama sekali.


Jacob Bernard adalah penggemar satwa liar, penjelajah, dan penulis berpengalaman. Dengan latar belakang zoologi dan ketertarikan pada segala hal yang berhubungan dengan dunia hewan, Jacob telah mendedikasikan dirinya untuk membawa keajaiban alam lebih dekat kepada pembacanya. Lahir dan besar di kota kecil yang dikelilingi pemandangan indah, ia mengembangkan ketertarikan awal terhadap makhluk dalam segala bentuk dan ukuran. Keingintahuan Jacob yang tak terpuaskan telah membawanya dalam berbagai ekspedisi ke pelosok dunia, mencari spesies langka dan sulit ditangkap sambil mendokumentasikan perte...